Friday, September 30, 2016

Tips Jitu Menjaga Kehamilan

Tips Jitu Menjaga Kehamilan


Dunia-Sehat.com. Tips Menjaga Kehamilan yang Tepat-Ketika di nyatakan positif hamil, tentu Anda dan keluarga akan sangat bersyukur dan merasa sangat gembira. Terlebih, jika itu kehamilan pertama. Namun tak jarang, perasaan khawatir dan cemas juga mengiringi kegembiraan tersebut. bisanya kecemasan dirasakan, karena sang ibu belum ada pengalaman atau belum pernah hamil sebelumnya, sehingga menjadi khawatir dan takut tidak bisa menjaga buah hati yang di kandungnya dengan baik dan benar.

Nah, buat Anda yang mengalami hal tersebut, di bawah ini ada beberapa tips menjaga janin yang bisa Anda terapkan agar buah hati dalam kandungan Anda selalu sehat hingga masa kelahirannya kelak.

7 Tips Menjaga Kehamilan Yang Benar

1. Menjaga Asupan Nutrisi

Tips menjaga kehamilan yang pertama dan utama adalah tentang masalah nutrisi. Karena saat Anda mengandung, nutrisi ibunya akan terserap pada bayi yang di kandungnya. Untuk itu wajib hukumya, Anda selalu menjaga apa yang Anda makan. Hindari makanan yang kurang sehat, makanan cepat saji dan sejenisnya. Banyak-banyak konsumsi makanan yang kaya akan nutrisi baik, yang di butuhkan oleh Bumil maupun sang buah hati.

Biasanya, saat berada di trimeseter awal kehamilan yaitu antara 0 sampai 3 bulan, sebagian besar ibu hamil akan mengalami gangguan berupa mual muntah. Meskipun gangguan tersebut adalah salah satu perubahan yang normal, tetapi Anda tetap harus dapat memeranginya, mengingat asupan nutrisi sangatlah dibutuhkan untuk diri sendiri juga sang buah hati.

Baca Juga : Banyaknya Manfaat Buah Alpukat Untuk Kita Semua

Nutrisi yang tidak mencukupi pada ibu hamil dapat meningkatkan resiko terjadinya abortus atau keguguran, yaitu gugurnya janin pada masa kehamilan muda. Anda bisa mengatasi rasa mual dan muntah dengan makan makanan bergizi dengan frekuensi sedikit-sedikit tapi sering. Dan jika rasa mual telah teratasi, Anda bisa meningkatkan frekuensi makan hingga dua kali lipat dari pada saat sebelum hamil.

Berikut ini adalah beberapa pola makan yang di anjurkan, terutama saat masih menginjak trimester pertama sebagai salah satu tips menjaga kehamilan yang harus di perhatikan oleh Bumil semua.
  • Makanan tinggi zat besi, seperti telur, hati ayam, daging ayam kampung, hati sapi, dan sebagainya.
  • Asam folat, yaitu pada beberapa jenis sayur hijau yang mengandung vitamin B, seperti kangkung, sawi, brokoli, dan bayam. Kebutuhan asam folat bagi ibu hamil adalah sebanyak 400 gram setiap harinya dan dikonsumsi selama 3 bulan masa kehamilan.
    Buah-buahan kaya serat
  • Makanan atau minuman dengan aroma segar, misalnya daun mint, jahe, jeruk, dan lain-lain.
  • Susu tanpa gula dan rendah lemak, serta mengandung tinggi asam folat.
  • Menghindari makanan mentah karena banyak bakteri di dalamnya.
  • Menghindari alkohol dan kafein.
2. Membatasi Aktivitas

Dan yang tak kalah penting juga, untuk menjaga kehamilan agar tetap sehat, yang harus di lakukakan oleh ibu hamil adalah menghindari berbagai aktivitas berat. Terlebih pada 3 bulan awal kehamilan. Sebab, pada masa awal kehamilan tersebut, sebagian besar wanita akan mudah lelah dan pingsan akibat tekanan darah yang menurun.

Pastikan Anda mengatur pola istirahat yang teratur dan sesuai dengan kebutuhan. Batasi aktivitas duduk dan berdiri yang terlalu lama. Jika perlu, Anda bisa menyusun jadwal aktivitas agar lebih mudah dikontrol. Salah satu aktivitas yang perlu dihindari adalah mengendarai kendaraan bermotor. Karena jalanan yang licin atau berlubang tentu dapat meningkatkan resiko guncangan atau jatuh sehingga sangat rentan terhadap kondisi kehamilan.

3. Menjaga Kondisi Emosional

Selain menjaga kondisi fisik, tips menjaga kehamilan berikutnya yaitu memperhatikan kondisi emosional. Secara umum, kehamilan memang dapat memunculkan beberapa kondisi emosional, seperti senang, semangat, sedih, hingga cemas.

Salah satu permasalahan emosional yang paling sering dialami oleh wanita hamil adalah kecemasan mengenai kondisi janin juga dirinya sendiri. Rasa cemas yang tidak terkontrol dan terjadi secara terus menerus juga dapat menimbukan terjadinya stress.

Ibu hamil yang mengalami stress akan memicu peningkatan hormon tertentu yang dapat menyebabkan kontraksi pada rahim. Adanya kontraksi rahim pada kehamilan muda itulah yang menimbulkan terjadinya keguguran. Oleh sebab itu, Anda bisa menjaga kondisi emosional dengan senantiasa menikmati setiap proses kehamilan. Mintalah dukungan serta dampingan dari keluarga dan orang-orang terdekat Anda untuk lebih memperkuat rasa kebersamaan.

Adapun beberapa bahaya selain keguguran yang akan terjadi apabila seorang ibu hami mengalai stress dan gangguan emosional adalah sebagai berikut.
  • Kehamilan prematur atau kurang bulan
  • Perkembangan janin tidak sempurna
  • Terjadinya kehamilan tidak normal
4. Hindari Pakaian Ketat

Tips menjaga kehamilan berikutnya yaitu dengan menggunakan pakaian yang longgar atau tidak ketat. Jenis pakaianan yang terlalu ketat, seperti celana jeans dapat menimbulkan penekanan pada area perut sehingga resiko terjadinya keguguran akan semakin meningkat.

Gunakanlah pakaian longgar selama masa kehamilan terutama saat perut semakin membesar. Selain mengurangi resiko berbahaya, Anda juga akan merasa lebih nyaman jika menggunakan pakaian longgar.

5. Batasi Waktu Bepergian yang Terlalu Lama

Membatasi durasi waktu bepergian di luar rumah dalam waktu yang lama juga menjadi salah satu tips menjaga kehamilan yang patut untuk dilakukan. Aktivitas di luar rumah yang dilakukan selama lebih dari 2 jam terbukti dapat membuat ibu hamil mudah merasa lelah. Dan jika ini terjadi dalam waktu yang lama dan frekuensinya sering, bisa berakibat buruk pada janin yang di kandung.
6. Mengurangi Aktivitas Hubungan Seksual

Hubungan seksual memang menjadi salah satu aktivitas normal yang dilakukan oleh pasangan suami istri. Namun, selama masa kehamilan, sebaiknya Anda mulai membatasinya.

Jika sebelum mengandung Anda melakukannya dengan frekuensi cukup tinggi, sebainya mulai sekarang mulai menguranginya. Sebab, menurut para dokter ahli, frekuensi berhubungan seksual yang terlalu tinggi pada masa kehamilan merupakan penyebab utama terjadinya keguguran.
Kondisi wanita hamil yang mendapatkan rangsangan seksual dapat menimbulkan kontraksi pada rahim sehingga janin akan gugur. Hal ini juga dipicu oleh kondisi janin yang masih belum sempurna, yaitu masih dalam bentuk gumpalan darah saat.

Baca Juga : Obat, Jenis-jenis dan Gejala Keputihan

Selain memperhatikan frekuensi berhubungan seksual, Anda juga harus mengatur posisi saat melakukan hubungan badan tersebut. Pastikan perut tidak tertindih saat melakukannya karena tekanan berat di atas perut juga dapat memicu terjadinya keguguran.

Beberapa dokter ahli kandungan juga menyarankan untuk melakukan ejakulasi di luar organ intim wanita karena adanya kandungan prostaglandin di dalam sperma dapat memicu terjadinya kontraksi pada rahim.

7. Waspada Terhadap Tanda Bahaya Kehamilan

Jika Anda sudah pernah pergi ke dokter atau bidan, tentu Anda akan memperoleh Buku Kesehatan Ibu dan Anak atau KIA yang menjadi panduan penting selama masa kehamilan hingga anak berusia 5 tahun. Dalam buku tersebut juga terdapat sebuah informasi mengenai tanda bahaya di masa kehamilan yang sangat perlu untuk diketahui. Adapaun beberapa tanda bahaya kehamilan adalah sebagai berikut.

  • Pusing berlebihan hingga membuat pandangan mata kabur serta berkunang-kunang
  • Muntah terus menerus dan tidak mau makan
  • Demam yang tak kunjung sembuh
  • Bengkak di tangan, kaki, dan muka
  • Terjadinya perdarahan dari alat kelamin
  • Keluarnya cairan jernih secara spontan dari alat kelamin sebelum masa persalinan.
Jika Anda mengalami tanda bahaya kehamilan tersebut, sebaiknya segera pergi ke dokter atau bidan agar segera mendapatkan penanganan.

Penutup

Nah, itulah beberapa tips menjaga kehamilan yang dapat kami bagikan. Semoga bermanfaat dan membantu bagi Anda yang sedang mengandung janinnya.



EmoticonEmoticon