Thursday, August 31, 2017

Nama Obat Sakit Kepala Rekomendasi Dokter

Nama Obat Sakit Kepala Rekomendasi Dokter yang Mudah Dijumpai di Apotik


Sakit kepala merupakan salah satu penyakit yang paling lumrah dikeluhkan oleh banyak orang. Dalam ilmu medis, sakit kepala dikenal dengan nama chepalalgia, yaitu suatu keadaan dimana otak merasa sakit dan nyeri yang teramat sangat.

Mengatasi sakit kepala tidaklah sulit, cukup dengan istirahat yang banyak, minum air putih dan rutin berolahraga. Namun jika sakit kepala terasa sangat mengganggu dan tak tertahankan, maka Anda disaranakan untuk meminum obat khusus sakit kepala. Ada banyak nama obat sakit kepala yang direkomendasikan dokter dan sangat mudah untuk Anda temui di apotik. Tentunya, belilah jenis obat yang sesuai dengan sakit kepala yang Anda rasakan.



 
Nama Obat Sakit Kepala
Nama Obat Sakit Kepala

Nama Obat Sakit Kepala yang Banyak Dijual di Apotik


Saat Anda mengeluhkan sakit kepala, biasanya ada beberapa nama obat sakit kepala yang direkomendasikan oleh dokter. Dan ternyata obat-obat tersebut juga beredar dan dijual bebas di apotik, sehingga bisa dengan mudah Anda dapatkan. Nah, berikut beberapa nama obat yang dimaksud:

1.    Analgesik Opioid

Bagi Anda penderita yang biasanya memiliki keluhan respons yang lambat terhadap obat-obatan atau bahkan sering gagal, maka Analgesik adalah solusi untuk Anda. Analgesik direkomendaikan sebagai obat nonopioid yang terpercaya. Meskipun obat ini sering dijadikan pilihan, namun Analgesik tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan dan dalam jangka waktu yang panjang.



Baca Juga : Memilih Obat Sakit Kepala untuk Ibu Hamil yang Ampuh

2.    Frovatriptan (Frova)

Frovatriptan merupakan obat agonis dengan reseptor 5-HT1B/1D yang memiliki tenggang waktu yang cukup panjang (26-36 jam). Frova sangat ampuh meminimalisir rasa nyeri pada jalur trigeminal yang menghambat pembuluh cranial dan mengurangi pelepasan neuropeptide. Frovatriptan juga dapat berkombinasi dengan inhibitor monoamine oxidase (MAOIs) tanpa menimbulkan kontra-indikasi.

3.    Ibuprofen

Nama obat sakit kepala selanjutnya yang sering direkomendasikan oleh dokter adalah Ibuprofen. Obat ini berfungsi sebagai pereda peradangan yang biasanya terjadi saat sakit kepala. Ibufprofen juga bisa mengurangi demam apabila sakit kepala disertai dengan demam. Deman yang menyertai sakit kepala adalah tanda jika tubuh sudah terinfeksi oleh kuman dan virus penyebab sakit kepala, Ibuprofen akan berfungsi sebagai pereda demam.

4.    Paracetamol

Paracetamol merupakan nama obat sakit kepala yang sering direkomenadasikan dokter untuk mengatasi masalah sakit kepala. Manfaat paracetamol sangat beragam, selain untuk menurunkan panas yang disebabkan oleh demam, paracetamol ternyata juga dapat digunakan sebagai obat penghilang rasa sakit kepala.

Paracetamol merupakan obat analgesic yang dikategorikan sebagai obat yang dapat digunakan sebagai pereda rasa sakit, baik rasa sakit yang ringan sampai sakit dengan tingkat menengah. Ada batasan yang dianjurkan dokter dalam mengonsumsi paracetamol, yaitu sebanyak 500 mg sampai 1 gram saja dalam kurun waktu 4 sampau 6 jam sekali.

Rasa sakit kepala yang terasa sangat menusuk-nusuk dan menyakitkan juga dapat diminimalisir oleh paracetamol. Bagaimana cara kerjanya? Paracetamol bekerja dengan cara mengurangi zat prostaglandin yang terdapat di dalam tubuh. Paracetamol bebas dijual di warung-warung, namun untuk penggunaannya sebaiknya sesuai dengan saran dan pengawasan dokter.

5.    Aspirin

Obat generik yang banyak dijual di apotik dan warung-warung, biasanya mengandung aspirin. Aspirin ternyata sangat direkomendasikan dan dimanfaatkan banyak orang.


Baca Juga : 8 Obat Darah Tinggi Alami Yang Ampuh Ini

Aspirin juga sering disebut sebagai obat asam asetilsalisilat. Selain itu juga dapat digunakan untuk meredakan rasa sakit sehingga dapat dihunakan untuk obat cacar air yang sangat ampuh. Tak hanya cacar, aspirin juga sering digunakan untuk meredakan sakit gigi, nyeri sendiri pada lutut dan sebagainya. Namun sayangnya dalam beberapa kasus penanganan penyakit, aspirin justru tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan atau memicu terjadinya pendarahan.

Itulah beberapa nama obat sakit kepala yang dapat Anda jadikan referensi untuk meredakan rasa sakit Anda. Semoga bermanfaat.


EmoticonEmoticon