Thursday, September 14, 2017

Manfaat Kurma Untuk Ibu Hamil Yang Lengkap

Dunia-Sehat.com. Mendengar tentang buah kurma tentu tidak asing bagi kita. Beberapa ahli sudah melakukan penelitian mengenai Manfaat Kurma Untuk Ibu Hamil yang lengkap. Dari hasil tersebut, Ibu hamil yang sering mengkonsumsi kurma dalam jumlah yang tidak berlebihan dapat mengurangi kebutuhan tentang induksi untuk keperluan persalinannya. Dari 100 gram buah kurma, kita mampu mendapatkan energy sebesar 280 kkal, 8 gram serat dan 2.45 gram protein. Kurma juga sumber kalium bagi tubuh kita, akan tetapi tidak kalah pentingna kurma mempunyai kandungan seperti magnesium, mangan tembaga.

Manfaat Kurma Untuk Ibu Hamil
Manfaat Kurma Untuk Ibu Hamil


Dengan mengkonsumsi kurma yang terdapat beberapa kandungan tersebut di percaya mampu memberikan berbagai manfaat, salah satunya bagi ibu hamil adalah mengurangi rasa mual, dapat mengontrol gula darah, dan mampu mencegah terjadinya anemia. Akan tetapi penelitian ini belum dapat di lakukan.

Dalam menemukan manfaat kurma terkait dengan sebuah proses persalinan. Penelitian ini hanya di lakukan pada 69 Ibu hamil, dan selama empat minggu sebelum kelahiran di berikan enam kurma setiap harinya. Setelah penelitian tersebut sudah di temukan beberapa penemuan seperti berikut :

Manfaat Kurma Untuk Ibu Hamil

Proses pembukaan yang cenderung lebih cepat

Saat proses persalinan, Rahim seorang ibu akan mengalami dilate (pembukaan). Dilatasi Rahim berlangsung dari awal persalinan sampai pembukaan penuh dan memiliki lebar sekitar 10cm. Tahapan ini sering di sebut para dokter kala 1, sedangkan kala 1 itu sendiri mempunyai 2 fase yaitu :


  • Fase Laten. Yang umumnya, membutuhkan 8 jam selama menjalani proses pembukaan mulut pada Rahim dari 1 sampai 3cm.
  • Fase Aktif. Yang umumnya, membutuhkan 6 jam selama menjalani proses pembukaan mulut Rahim sampai 10 cm.
Pada penelitian yang sudah di jelaskan di atas, kelompok ibu hamil yang sudah mengkonsumsi kurma di akhir kehamilannya, fase laten-nya akan berlangsung cepat dari pada kelompok Ibu hamil yang tidak mengkonsumsi buah kurma.

Ketuban yang tidak dapat dengan mudah pecah

Ketuban sendiri adalah selaput cairan yang menyelimuti keseluruhan tubuh janin di dalam kandungan. Ketika bayi siap untuk di lahirkan, selaput ketuban tersebut akan pecah. Akan tetapi, ada juga kemungkinan yang terjadi yang mana ketuban sudah terlebih dahulu pecah sebelum bayi terlahir. Ketuban yang sudah pecah sebelum waktunya mampu memberikan sejumlah komplikasi berupa infeksi dan peradangan pada selapu amnion.

Pada penelitian yang sudah di jelaskan, kelompok ibu hamil yang minggu-minggu akhir sebelum persalinan rutin mengkonsumsi buah kurma lebih banyak memiliki selaput ketuban yang tidak mudah pecah.

Kebutuhan akan oksitonsin lebih rendah

Apa itu Oksitonsin ? Oksitonsin adalah hormone yang memiliki fungsi untuk keperluan merangsang kontraksi Rahim guna mempermudah proses persalinan. Misalkan saat persalinan fase laten yang berlangsung sukup lama, Oksitonsin dapat di pergunakan untuk menginduksi terkajadinya kontraksi Rahim. Pada Ibu hamil yang sering mengkonsumsi buah kurma di masa akhir kehamilannya membutuhkan oksitosin lebih rendah dari pada kelompok Ibu hamil yang tidak rutin mengkonsumsi buah kurma.

Yang perlu di garis bawahi adalah penelitian tersebut hanya perlakukan atau di lakukan pada 69 orang Ibu Hamil. Masih memerlukan penelitian lebih lanjutnya untuk dapat memaksimalkan pengetahuan tentang Manfaat Kurma Untuk Ibu Hamil. Penelitian cukup penting di karenakan setiap Ibu atau wanita memiliki sifat dan kriteria tubuh yang berbeda, tingkat ke alergian terhadap buah kurma pun juga turut di pertimbangkan dalam hal penelitian.





EmoticonEmoticon